image
Kisah Nenek Rabun Pembaca Al Quran

Kisah Nenek Rabun Pembaca Al Quran

Kisah nyata nenek
Ini adalah kisah nyata, kisah seorang nenek, yang matanya rabun, tidak bisa melihat dari jarak jauh. Bahkan, tidak bisa melihat benda-benda yang ada disekitarnya. Kecuali benda itu diletakkan didepan mata, sekitar satu senti meter.

Namun nenek ini punya kelebihan. Bisa membaca Al Quran, bisa melihat ayat-ayat Al Quran dengan terang. Lancar membacanya, seperti seorang santri yang sudah lancar membaca Quran.

Di dalam rumah gubuk yang sudah lusuh, pagi menjelang siang, atau sudah masuk dalam waktu dluha, tampak seorang nenek renta yang sedang melaksanakan shalat dluha.

Lantas, ia menyudahi shalat dluhanya, tepat saat saya dan teman-teman Ksb datang untuk blusukan. Sekedar memberikan rezeki yang telah dititpkan oleh Allah Swt. sang pencipta Alam.

Tak jauh dari tempat tidurnya, beberapa barang bekas memenuhi gubuk tempat tinggalnya. Apalagi dapurnya, yang nyaris tak pernah dipakai. Jualan pisang adalah pekerjaannya, untuk sekedar bertahan hidup.

Kami pun menanyakan perihal penyakit yang dideritanya. Sang nenek menceritakan penyakit mata yang dialaminya, penyakit Mata  yang sudah rabun. Kami menawarkan pengobatan, agar dibawa ke dokter.

Aneh, justru yang terucap dari bibirnya "Biarlah mata ini rabun, yang penting masih bisa membaca Al Quran. ini juga pemberian Gusti Allah".

Seketika itu juga, sang nenek mengambil mushaf Al Quran. Lalu membaca, cuman sebentar. Ia ingin menujukkan bahwa apa yang diceritakannya adalah benar. Meski mata rabun, tapi terang saat melihat ayat-ayat dalam Al Quran.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments