image
Pilpres 2019 Tak Perlu Saling Menjatuhkan

Pilpres 2019 Tak Perlu Saling Menjatuhkan

Pilpres 2019

Suhu politik kian memanas. Ditambah setelah masing-masing paslon mengumumkan capresnya. Tanpa menunggu berapa lama, jagat maya langsung heboh.

Orang-orang mulai menyuarakan junjungannya masing-masing. Hanya saja, rata-rata yang terjadi. Saling menjatuhkan, saling menjelekkan. Bacalah cerita menarik dibawah ini. Paling tidak, ada manfaat yang dapat kita ambil pelajaran didalamnya.

Seorang Guru membuat garis sepanjang 1m di papan tulis, lalu berkata : "Anak2, coba perpendek garis ini!"

Anak pertama maju ke depan, ia menghapus 20 cm dari garis itu menjadi 80 cm.

Guru mempersilakan anak ke 2. Ia pun melakukan hal yang sama, sekarang garisnya tinggal 60 cm.

Anak ke 3 dan ke 4 pun maju kedepan melakukan hal yang sama, hingga garis itu tinggal 20 cm.

Terakhir, seorang anak maju ke depan. Ia tidak mengurangi garis yang sudah tinggal 20 cm, namun membuat garis baru sepanjang 120 cm, lebih panjang dari garis yang pertama.

Guru menepuk bahunya : "Kamu memang bijak, untuk membuat garis itu menjadi pendek, tak perlu menghapusnya, cukup membuat garis lain yang lebih panjang, maka garis pertama akan menjadi lebih pendek dengan sendirinya".

Ya, begitulah sejatinya dalam bersaing utk menjunjung masing-masing paslon. Untuk menjadi pemenang, tak perlu menjatuhkan, tak usah menjelekkan pihak lain. Cukup lakukan kebaikan yang lebih baik.

Bukan dengan persekusi, bukan pula dengan intimedasi. Sebab, itu cara yang sudah basi. Karena, ini adalah negara Demokrasi. Maka, tegaklah NKRI.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments