image
Shalat Berjamaah Dalam Satu Masjid Dua Imam Bersamaan

Shalat Berjamaah Dalam Satu Masjid Dua Imam Bersamaan

s
Berawal dari apa yang saya alami, dalam satu masjid terdapat dua kelompok shalat berjamaah atau dua imam dalam satu waktu yang bersamaan. Hati saya tergerak untuk menulis artikel ini. Kejadian seperti ini tiga kali menjadi pengalaman dalam hidup saya.  Anehnya, yang melakukannya adalah orang yang dianggap 'alim oleh msyarakat sekitarnya.

Pertama, shalat jamaah di masjid karena masalah qunut subuh, seorang imam mendirikan shalat jamaah baru dan diikuti orang-orang yang sepaham dengannya. Sehingga shalat jamaah terpisah menjadi dua kelompok, yang satu jamaah berqunut yang satunya anti qunut subuh.

Kejadian kedua karena masalah basmalah yang disirkan, masih di masjid yang sama. Seorang imam berpisah membuat kelompok Shalat jamaah baru dalam Satu Masjid. Kejadian aneh bin ajaib. Sayapun memilih ikut imam yang lebih awal (jamaah di depan) meskipun berbeda madzhab. Dan menghindari shalat jamaah yang baru meskipun satu paham.

Ketiga, kejadiannya waktu pulang kampung dalam acara kifayah (Kematian). Lagi-lagi terjadi Dua kelompok shalat berjamaah secara bersamaan dalam satu waktu. Yang satu diimami seorang kiai, yang kedua diimami oleh seorang mahasiswa lulusan Al Azhar Kairo, Mesir. Shalat berjamaah dilakukan dihalaman rumah shohibul kifayah. Hanya karena tempat dipisah dengan kain seperti pemisah antara laki-laki dan perempuan, ia pun mendirikan shalat jamaah baru, padahal satu tempat.

Pertanyaan sekarang, bagaimana hukumnya bila dalam satu masjid atau mushalla dilaksanakan dua kelompok sholat berjamaah dalam satu waktu yang bersamaan ? apakah diperbolehkan membuat dua jamaah shalat dalam satu masjid? Hal semacam ini mungkin juga terjadi ditempat tempat lain.  Dimana dalam satu masjid ada dua kelompok shalat berjamaah yang dilaksanakan dalam satu waktu secara bersamaan. 

Sebagaimana telah kita ketahui, shalat berjamaah merupakan perintah dalam islam yang memiliki keutamaan dengan 27 derajat dari pada shalat sendirian. Dikatakan shalat berjamaah karena shalat dilakukan secara bersama-sama dengan satu imam. Jikalau ada shalat berjamaah dengan dua imam dalam satu masjid dengan waktu secara bersamaan, maka perlu dipertanyakan.

Dalam Tafsir Al Qurtubi Jilid 8 halaman 257. Dijelaskan “Tidak diperbolehkan membuat dua jamaah shalat dalam satu masjid dengan dua imam. Ini menyalahi seluruh pendapat para ulama." (Dikutip dari buku terjemahan Al Jami' Al Ahkaam Al Qur'an Imam Al Qurthubi rahimahullah)

Ada dua pokok masalah dua imam shalat berjamaah dalam satu masjid yang perlu dibedakan disini. Pertama, dua Imam shalat berjamaah yang dilakukan secara bergiliran karena keterlambatan mengikuti jamaah yang pertama sehingga harus mendirikan shalat berjamaah yang kedua. Kedua, shalat berjamaah dengan dua imam yang dilakukan secara bersamaan dalam satu masjid. 

Permasalahan yang kedua inilah yang saya maksud disini. Masalah hukum, sebaiknya cari dari sumber-sumber yang terpercaya. Disini hanya sekedar berbagi cerita, karena saya bukan ahlinya. Saya hanya sekedar orang yang ingin belajar. Wassalam...
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments