Keinginan Yang Tak Pernah Puas

Keinginan Yang Tak Pernah Puas

pencapaian
Hari terus berganti dan kita tetap tidak mengerti, apa sebenarnya yang kita cari. Waktu terus berlalu, dan kita terus tidak tahu menahu apa sebenarnya yang kita mahu.

Pencapaian yang nampak membanggakan bagaikan jebakan yang tak berkesudahan. Padahal, apa yang kita inginkan sudah tercapai, hanya saja selalu ada keinginan lainnya yang lebih wah, lebih melimpah, lebih mentereng dan berjuta-juta lebih lainnya.

Tak kenal batas tepi, tak sadar akan kebutuhan sebenarnya dari pada hanya sekedar keinginan. bukankah memang akan selalu begitu para penghamba dunia? Kemudian kita melupakan hal yang mesti kita lakukan, yakni mengenal dan mencintai Allah Swt. tuhan yang telah meberi nikmat kepada kita.

Kita butuh rumah untuk tempat tinggal, ketika Allah telah memberinya, lalu kita ingin yang lebih mewah. Ketika Allah memberikan yang mewah, lalu kita mau yang lebih mewah karena kalah saing dengan tetangga, lalu ingin yang lebih mewah lagi, lagi lagi dan lagi. Lalu kapan kita qona'ah dengan pemberianNYA?

Kita butuh kendaraan, Allah pun memberikan apa yang kita inginkan. Sayangnya, apa yang telah Allah berikan terasa kurang memuaskan. Lalu Ingin kendaraan yang lebih bagus, Allah pun memberikannya, lagi lagi kurang puas karena melihat orang sekitar  berada di atas kita.

Kita sering lupa untuk melihat kebawah, padahal diluar sana banyak orang yang lebih kesusahan dari pada kita. Namun kita tidak pernah memandangnya, tidak memperhatikannya. Sehingga kita lupa bahwa apa yang Allah berikan telah melebihi dari cukup. Karena ambisius telah melalaikan mata hati kita.

Baca juga:

Karena belajar adalah kewajiban, menulis untuk mengabadikan, menyebarkan merupakan kebaikan
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments