Santri Yang Digundul Rambutnya

Santri Yang Digundul Rambutnya

santri botak dan gundul
Gambar hanya ilustrasi. Sumber: liputan6.com
Siang itu seorang santri putra, menjadi tontonan para santri lainnya. Dari kejauhan saya menyaksikan seorang santri yang sedang digundul oleh para Asatidz. Ternyata ia ketahuan mencuri Handphone milik salah satu pengurus. Entah bagaimana prosesnya ia sampai ketahuan mencuri ponsel. Namun pastinya, ia menjadi bahan lelucon santri lainnya.

Makanya, jangan coba-coba mencuri di Pondok. Kalau tidak mau menjadi artis yang berperan sebagai orang jahat. Terkenal namun dibenci oleh orang. Seperti santri tadi yang menjadi sorotan dan perbincangan. Melihat santri yang digundul. Saya merasa geli, karena cukuran rambutnya tidak semata gundul tapi seperti anak pank. mau dibalang gaul tak ada sedikitpun sisa rambutnya model kekinian. Mau dibilang keren, justru modelnya acak acakan. Itulah akibatnya kalau mencuri dipondok.

Di Al Ishlah aturannya sangat ketat. Tak jarang banyak santri yang sering terkena hukuman. Santri yang digundul itu, diarak ke Sepanjang Areal Asrama Pondok Putra dan Asrama Pondok Putri. Agar menjadi pembelajaran bagi santri yang lain. Betapa malunya anak itu, disaksikan ribuan mata dan menjadi trading topic dikalangan santri.

Siapa yang tidak mau terkenal, emuanya pasti ingin terkenal. Tapi, kalau terkenal lantaran prilaku buruknya. Itu sangat memalukan dan sangat memilukan. Selain merugikan korban pencurian, tentunya juga mencemarkan nama baik Pesantren. Yang akibatnya bisa fatal. Bisa jadi santri lainnya terkena imbasnya.

Setelah di arak, si Gundul tersebut di pajang sepanjang hari di Pintu gerbang masuk asrma putri.  Dengan kalung dari kardus bertuliskan "saya pencuri. Jangan tiru saya"  Santri itu menunduk menahan rasa malu. Apalagi dedepannya sedang ada santri putri penjaga pintu gerbang, yang siap melototin sepanjang hari.

Diatas sana, ada Camera CCTV yang memberi sengatan dengan sinarnya, alias Matahari. Ia dijemur laksana pakaian yang baru selesai dicuci. Ia menjadi sasaran empuk para santri putri yang lewat. Seharusnya ia bangga bisa menjadi sorotan seorang bidadari-bidari berhijab. Tapi sayang, lantaran prilakunya. Bukan kebanggaan yang ia dapatkan. Malah rasa malu yang luar biasa.

Kalau gundul karena Haji atau Umroh itu luar biasa. Tapi kalau gundul karena mencuri? Itu luar binasa namanya. Mencuri adalah prilaku yang merugikan orang lain, menyengsarakan orang lain. Apakah anda mau menjadi pencuri? Tentu tidak.

Tapi saya kok mau menjadi pencuri ya. Saya selalu ingin mencuri jika ada kesempatan. Ada apa gerangan? Mungkin karena menurut saya mencuri itu baik. Asalkan yang kita curi itu adalah ilmu. Ya, saya ingin selalu mencuri ilmu dari guru tanpa sepengetahuannya. Kalau perlu, saya ingin mencuri ilmu dari anda saudaraku...

Baca juga:

Seorang Pelajar Yang Suka Nyasar kemana-mana hanya untuk mencari ilmu dan pengalaman.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments