3/04/2018

Jadilah Seperti Tukang Parkir

Tags


Kata bijak ini sudah tidak asing ditelinga kita. "Jadilah Seperti Tukang Parkir" 


Wajah itu kelihatan lusuh, peluh keringat selalu mengalir, terkadang berjemur dibawah terik sinar matahari. dengan pakaian sederhana atau berseragam, ditemani sebuah sempritan ditangan. Menjaga barang milik orang lain dengan bayaran tak seberapa. Namun tak pernah mengeluh apa yang didapatkan.  Itulah tukang parkir, yang bekerja menjaga kendaraan titipan.

Maka, Jadilah seperti tukang parkir. Dengan mobil yang banyak tidak pernah sombong. terkadang kita melihat orang naik mobil temannya saja, sombongnya minta ampun. Dengan mobil sewaan, sombongnya melebihi keberadaannya.

Jadilah seperti tukang parkir, dengan gonta-ganti Mobil dan diambil satu persatu tidak pernah sedih, tidak ada raut kesedihan diwajahnnya, bahkan tersenyum. karena memang merasa mobil-mobil itu bukan milikinya, tapi hanya titipan.

Sama halnya dengan harta kita, semua itu hanyalah titipan dari Allah Swt. Yang kelak akan diambil kembali. Apa yang kita miliki, tidak akan selamanya berada ditangan kita. 

Mungkin sekarang kita dapat berbangga-bangga dengan harta kekayaan. Nanti, setelah ajal menjemput semuanya akan ditinggalkan. Jangankan menunggu datangnya ajal. Ketika sakit saja, semua harta tidak diperdulikan. Bukankkah seperti itu? Maka jadilah seperti tukang parkir.


EmoticonEmoticon